Personal Blog about Food and Traveling Adventure

Monday, 13 June 2016

Mengungkap Alasan Mengapa Pantai Ini Disebut 'Pantai Karang Bolong'

Setelah puas bercengkerama dengan pasir di Pantai Suwuk, kita melanjutkan perjalanan menuju pantai lainnya. Ya, tujuan awal kita ke Menganti yang memiliki eksotisme seperti pantai indah di negara New Zealand. Namun, apa hendak dikata, ketika bertanya ke penduduk setempat, jalan ke Menganti itu sangat menanjak dan berbahaya, apalagi waktu sudah cukup sore, hampir setengah 3 dan ditambah gerimis. Jadi gagal ke Menganti. Okay, tidak masalah. Untuk mengobati rasa kecewa, kita pergi ke pantai lain.

Pantai ini hanya berjarak 9 km dari Pantai Suwuk, dan memiliki nama unik, Pantai Karang Bolong. Terletak di bagian barat Pantai Suwuk, bahkan jika menggunakan perahu penyebrangan, jarak yang ditempuh lebih dekat dan hanya memakan waktu puluhan menit saja (10 -15 menit). Tarif untuk naik perahu juga tergolong murah, hanya Rp 10.000,- per orang sekali jalan.
Karang Bolong yang menyerupai gua

Sampainya di Pantai Karang Bolong, hal utama yang menjadi penasaran tentu saja batu karangnya. "Kenapa sih, disebut pantai karang bolong?". Sebenarnya sangat sederhana untuk mencerna dan memahami maknanya. Sejatinya, pantai memang identik dengan karang yang megah. Nah, di pantai ini memiliki karang yang besar juga, tetapi berlubang (bahasa Jawa : Bolong) dari depan hingga tembus ke belakang seperti gua. Sehingga penduduk setempat menyebutnya 'Pantai Karang Bolong'. Nama itu pun turun temurun dan menjadi salah satu destinasi wisata yang terkenal di Kebumen.

Muka udah capek, lokasi : Karang Bolong

Pemandangan di Karang Bolong lebih terasa nyiurnya karena terdapat pohon kelapa dan pepohonan lain yang berdiri di pinggir pantai. Angin sepoi-sepoi membuat saya menikmati udara sejuk nan segar. Rasanya betah dan rileks. Namun, waktu jua yang harus memaksa kami untuk beranjak pulang. Maklum sudah hampir setengah empat sore, perut juga sudah berdisko ria ingin diberi asupan.

Nah, di sini, nih, asyik banget buat foto-foto

Dan hal utama yang masih harus ditingkatkan lagi yaitu sampah. Alangkah indahnya jika sampah tidak berserakan di pinggir pantai. Selain menambah cantiknya destinasi, tanpa sampah juga membuat lebih nyaman untuk pengunjung. So, mari kita bawa kembali barang-barang yang kita bawa, di manapun itu, jangan buang sampah sembarangan, karena #NyampahSembaranganGakKeren.


Sebagai tambahan info, saat ini Pantai di pesisir selatan Jawa sedang mengalami pasang, sehingga warga dihimbau agar sementara waktu ini tidak libur ke pantai selatan daerah Jawa, salah satunya Pantai Karang Bolong, Kebumen.
Share:

10 comments:

  1. Pantai memang indah dan selalu ingin saya kunjungi

    ReplyDelete
  2. Karangnya bener-bener bolonggg. Jadi ingat ma sundel bolong deh. Tembus sampe punggung.

    Tapi bagus banget pantainya, jadi pingin ke sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Walaaah, Mbak Anisa.. malah ingatnya sundel bolong.

      Iya, nyiurnya itu loh.. melambai lambai, xixixi

      Delete
  3. Ya ampun.. Sy sih pecinta wisata bahari. Jd kalo liat posting ttg pantai doyan berlama2. Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa.. rasanya gak pengen pergi kalau di pantai :)

      Delete
  4. Di Banten juga ada nama pantai yang sama. Tidak kalah dengan disana. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga saya bisa ke Banten untuk bermain di pantai tersebut :)

      Delete
  5. mbak akupun sering lewat sini kalo perjalanan Jogja ke Jakarta karena suami selalu suka lwt jalur Selatan. Beberapa kali mampir ke sini juga. Emang bagus ya buat foto-foto terutama si karang bolongnya itu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, unik tempatnya. jadi buat selfie juga bagus :)

      Delete

Scroll To Top